Tampilkan postingan dengan label Internet. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Internet. Tampilkan semua postingan
0
MEDAN - Main hati dengan wanita lain, siswa SMA kelas 3 harus menginap disel Polresta Medan. Akibat ulah yang dilakukan tersengka, kekasih yang sudah dipacarinya lebih dari setahun, melapor ke orang tuanya tentang perbuatan terlarang mereka.
Ilustrasi Video
Pelangi (nama samaran) (16) warga Jalan Tanjung Anom, Medan Sunggal ini mengaku telah di tiduri pacarnya berulang-ulang di dalam warnet Elevent di kawasan Padang Bulan, Medan. Orang tua Pelangi yang tak terima, melaporkan perbuatan Bayu Riski (16) warga Jalan Sei Lepan, Medan ke Mapolresta Medan, Kamis (4/8) pagi. Tak hayal, Bayu harus lebaran dalam sel tahan Mapolresta Medan.

Ditemui di Mapolresta Medan, Bayu mengatakan ia tak ingat kapan pertama kali menikmati tubuh kekasihnya itu. "Sudah tak ingat lagi aku bang, yang pasti sudah sering kali aku ngapain dia di diwarnet," ujarnya.

Dirinya melanjutkan, kekasihnya yang juga teman satu kelasnya di SMA Laksana, Medan. Dirinya ketahuan selingkuh bersama gadis lain oleh kekasihnya.

"Ia bang, aku ketahuan selingkuh, makanya ia nekat melaporkan perbuatan kami kepada orang tuanya," jelas Bayu.

Dikatakannya, saat ketahuan menjalin hubungan asmara dengan wanita lain. Saat itu juga, Pelangi mencoba mengakhiri hidupnya dengan mengantukan kepalanya ke dinding. "Dia sempat mencoba bunuh diri, tetapi aku gagalkan bang. Mungkin dia kecewa dan melaporkan perbuatan tersebut kepada orang tuanya," ujar Bayu.

Namun saat ditanya kapan Pelangi mencoba bunuh diri, Bayu mengaku tidak mengingatnya. "Aku lupa bang, tetapi tak lama. Kira-kira 4 atau seminggu lalu," tukas Bayu diruang penyidi Reskrim Unit Judi Sila Polresta Medan sembari menundukan kepala.

Sumber
0
JAKARTA - Perilaku remaja satu ini sungguh tak terpuji. Bersama ketiga orang rekannya, pelaku menghancurkan masa depan wanita belia, yang juga pacar kakak kandungnya sendiri dengan cara diperkosa dan kemudian foto-foto syur miliknya diposting melalui internet dan Blackberry massager (BBM) untuk dijual.
Korban, Put (17) warga Rempoa, Kecamatan Ciputat, Jakarta Selatan, didampingi kerabatnya melaporkan peristiwa yang terjadi pada Kamis 26 Juli, tersebut ke Mapolres Jakarta Pusat, Minggu (31/7/2011) pagi.

Bersama korban, petugas pun mendatangi rumah Salim Fikry Al Jufry, atau yang biasa disapa Kiki, otak tersangka pemerkosaan tersebut, di kawasan Cibubur, untuk diperiksa.

Dari keterangan kakak kandung korban, Ki, peristiwa itu terjadi di sebuah karaoke di Senayan City, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Korban yang baru lulus SMA dan akan melanjutkan kuliah, semula diajak tersangka karaokean bersama ke tiga orang rekan tersangka lainnya.

Merasa kenal dan bahkan sudah dianggap seperti adik sendiri, korban pun tak menyangka akan mengalami kejadian seperti itu, sehingga tidak menolak saat diajak. Namun, apa yang diduganya ternyata salah. Tersangka tanpa mengenal korbannya siapa, mencekoki minuman hingga mabuk dan tak sadarkan diri.

“Dalam keadaan seperti itu, adik saya diseret ke kamar mandi yang ada di dalam ruang karaoke dan kemudian diperkosanya,” ungkap Ki, sebagaimana yang diceritakan adiknya kepada dirinya.

Tak hanya itu, sambungnya, pelaku yang diduga dibantu ketiga rekannya meletakan korban yang masih dalam keadaan tidak sadar di atas sofa. Dengan sengaja baju dan pakaian dalam korban dilepaskan pelaku, dan difoto sebanyak 4 kali kemudian disebarkan di internet dan BBM untuk dijual.

“Pelaku sempat mengantar adik saya dan bilang sama orangtua kalau adik saya lemas karena habis dirampok Hp-nya hilang dibawa kabur,” ungkapnya. Semula keluarga percaya, namun setelah itu, belakangan melihat korban banyak melamun dan mengurung diri di kamar tidak seperti biasanya.

Setelah didesak untuk bicara, korban pun mengaku telah diperkosa dan sebelumnya dicekoki minuman oleh tersangka dan rekan-rekannya di tempat karaoke.

Source